Beranda > Profil, Seputar Tojo Una-una > Profil Tojo Una-una

Profil Tojo Una-una

Wilayah Tojo Una-Una meerupakan salah satu Kabuapten di Sulawesi Tengah yang beribukota di Ampana Kota, secara geografis terletak di 0o06 56 – 2o01 41 LS dan antara 121o05 25 – 123o06 17 BT. Daerah ini berbatasan dengan Teluk Tomini di utara, Kabupaten Morowali di selatan, Kabupaten Banggai di timur, Kabupaten Poso di barat. Luas wilayah daearah ini adalah 5.721,51 Km2. Secara administratif, daerah ini terbagi menjadi sembilan Kecamatan. Daerah ini dikenal dengan untouched paradise yang artinya alam yang masih perawan, Kepulauan Togean merupakan modal dan gantungan harapan untuk menjadi tulang punggung perekonomian di bidang pariwisata. Pulau-pulau kecil menawan yang tidak berpenghuni, dikelilingi air laut jernih yang menampilkan keindahan terumbu karang dan biota laut, sejak lama sudah dikenal wisatawan asing. Pertanian hingga kini masih merupakan gantungan hidup sebagian besar penduduk Tojo Una-Una. Hasil lahan yang menjadi komoditas unggulan adalah kelapa, kopi, cengkeh, cokelat, dan jagung. Hampir seluruh wilayah Tojo Una-Una dipenuhi pohon kelapa. Setelah dikeringkan menjadi kopra, komoditas ini dipasarkan ke Makassar dan Surabaya. Potensi perikanan kabupaten ini melimpah. Dari usaha budidaya dan hasil tangkapan di wilayah perairan Teluk Tomini, dihasilkan ikan tuna, cakalang, layang, kerapu, kakap, napoleon, cumi-cumi, udang windu, dan juga ikan hias.Sedangkan mutiara dari Togean hasil budidaya investor lokal diserap pasar Jepang. Sebagian wilayah kabupaten ini juga masih ditumbuhi jenis kayu hitam, kayu agatis, jati, damar, pinus, dan juga rotan. Bahkan, hampir semua permukaan Kepulauan Togean tertutup oleh hutan. Di rangkaian pulau di tengah Teluk Tomini ini, hutan mangrove tumbuh hampir di semua pantai. Di daerah ini juga terkandung bahan tambang berupa nikle, emas, granit, batu giok, belerang, minyak bumi dan gas. Dari hasil pertanian ini berdampak besar juga terhadap perdagangan. Perdagangan menjadi tumpuan mata pencaharian penduduk setelah pertanian. keberadaan infrastruktur berupa jalan darat yang memadai akan lebih memudahkan para pedagang untuk berinteraksi sehingga memperlancar baik arus barang maupun jasa, daerah ini juga telah terdapat Pelabuhan utama yaitu Pelabuhan Ampana, serta terdapat berbagai sarana dan prasarana pendukung diantaranya sarana pembangkit tenaga listrik, air bersih, gas dan jaringan telekomunikasi.
Sumber Data:
Sulawesi Tengah Dalam Angka 2004
(31-12-2004)
Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s